Miss Science Jepang

Di banyak universitas di Jepang, jurusan teknik dan ilmu pengetahuan (sains / science) adalah salah satu jurusan yang paling di dominasi oleh laki-laki. Apakah ada perempuan? Tentu ada, tapi jumlahnya sangat sedikit.

Bahkan di kota besar seperti Tokyo, kita bisa melihat kurang dari 10% dari para murid yang belajar di jurusan tersebut adalah perempuan. Mungkin karena inilah anggapan negatif masyarakat masih sangat kental bahkan sampai hari ini; para perempuan yang cantik umumnya tidak terlalu pintar sehingga mereka tidak tertarik dengan jurusan yang terkenal sulit.

Tidak heran kemudian salah satu organisasi kemahasiswaan se-Jepang, CURIE, mengadakan kontes pemilihan Miss Science Jepang. Pemilihan "Rikei Joshi" atau "Putri Ilmu Pengetahuan" adalah kontes yang memberikan kesempatan kepada para mahasiswi pintar untuk membuktikan bahwa mereka juga mempunyai kecantikan selain otak.

Kontes akan diadakan pada tanggal 12 September di Balai Kota Kitazawa yang terletak sekitar 10 menit dari stasiun Shimokitazawa di Tokyo. Para peserta berasal dari beberapa universitas terkemuka yang mengambil jurusan-jurusan yang terkenal seram bagi siapapun yang mendengarnya. Berikut adalah tiga kontestan yang berhasil lolos seleksi...


1. Shiho Nakaoka - Waseda University, School of Advanced Science and Engineering, Departemen Kimia dan Biokimia.

Shiho Nakaoka - Kontes Miss Science Di Jepang


2. Akira Hayashi - Keio University, Department of Administrative Engineering.

Akira Hayashi - Kontes Miss Science Di Jepang


3. Mayumi Hino - Ochanomizu University, Department of Information Sciences and Programming.

Mayumi Hino - Kontes Miss Science Di Jepang

Bisa dibilang mereka ini adalah idol-nya para kutu buku sejati.

Untuk foto-foto yang lebih lengkap dari para kontestan, kamu bisa kunjungi situs CURIE.


sumber: http://www.jepang.net/2012/08/kontes-miss-science-di-jepang.html

Sejarah Islam di Jepang

Dari dulu Jepang dikenal sebagai negara penganut agama Shinto dan Buddha. Apakah ada mereka yang menganut agama Islam? Tentu ada. Sekarang mari kita balik ke masa lalu dan menulusuri jejak Islam di Jepang.

Sejarah Islam Di Jepang

Sebelum tahun 1900, hanya ada dua negara di Asia yang menikmati kemerdekaan penuh, yaitu Kekaisaran Ottoman di Turki dan Kekaisaran Jepang. Karena keduanya berada di bawah tekanan negara-negara Barat, mereka memutuskan untuk membangun hubungan persahabatan dan mulai bertukar kunjungan.

Sultan Abdul Hamid II, yang memerintah Turki di era 1876-1909, mengutus laksamana Uthman Pasha untuk melakukan kunjungan resmi ke Jepang pada tahun 1890. Setelah Uthman Pasha selesai mengadakan pertemuan dengan Kaisar Jepang, dia dan enam ratus anak buahnya bersiap untuk pulang, meskipun saat itu cuaca sedang tidak bersahabat. Belum jauh kapal Al Togrul berlayar, badai besar menghantamnya sehingga menyebabkan lebih dari 550 awak kapal meninggal termasuk sang kapten.

Layaknya sahabat yang baik, pihak Jepang lalu mengirim dua kapal untuk membawa para korban yang selamat untuk pulang ke Istanbul. Seorang wartawan muda Jepang yang bernama Shotaro Noda (ada yang menyebutnya Torajiro Yamada) juga ikut dalam perjalanan itu. Dia adalah orang yang telah mengumpulkan uang sumbangan dari warga Jepang untuk diberikan kepada keluarga korban yang meninggal.

Setelah sampai di Istanbul dan menyerahkan uang sumbangan, Shotaro sempat bertemu langsung dengan Sultan Abdul Hamid yang kemudian memintanya untuk tinggal di Istanbul dan mengajarkan bahasa Jepang ke para pejabatnya. Tanpa berpikir panjang, Shotaro pun setuju. Selama tinggal di Istanbul, dia berkenalan dengan Abdullah Guillaume, seorang muslim yang berasal dari Liverpool, Inggris. Dia-lah orang yang memperkenalkan Shotaro kepada Islam.

Akhirnya Shotaro-pun memeluk agama Islam dan memilih untuk diberi nama Abdul Halim Noda (ada yang menyebutnya Abdul Khalil), yang diyakini dunia sebagai orang Jepang pertama yang beragama Islam.

Sejarah Islam Di Jepang: Shotaro Noda / Torajiro Yamada

Saat ini jumlah muslim di Jepang diperkirakan sebanyak 70.000 orang. Sekitar 90%-nya adalah orang asing yang datang dan bekerja di Jepang. Mereka berasal dari Indonesia, Pakistan, Iran, Bangladesh dan negara lainnya. Lalu sisanya 10% adalah orang Jepang asli.

Tidak gampang menjadi seorang muslim di Jepang. Mereka selalu mendapatkan rintangan dan cobaan dalam menjalani kewajiban mereka. Persoalan yang paling sering muncul, tak lain dan tak bukan, adalah persoalan makanan; dimana mereka bisa mendapatkan makanan yang halal?

Ya, memang tidak mudah mencari restoran yang bisa dinikmati orang muslim dengan tenang. Bersyukurlah bagi mereka yang tinggal dekat dengan restoran halal, tapi bagaimana dengan yang lain? Alhasil, mereka memasak makanan mereka sendiri atau beli makanan instan di minimarket terdekat. Bisa juga makan makanan cepat saji di McDonald's atau Kentucky Fried Chicken, asal tidak setiap hari.




sumber: jepang.net

Misteri Samurai dari Jepang

Samurai (侍 atau 士 ?) adalah istilah untuk perwira militer kelas elit sebelum zaman industrialisasi di Jepang. Kata "samurai" berasal dari kata kerja "samorau" asal bahasa Jepang kuno, berubah menjadi "saburau" yang berarti "melayani", dan akhirnya menjadi "samurai" yang bekerja sebagai pelayan bagi sang majikan.

http://libweb.uoregon.edu/ec/e-asia/imagesa/samurai.jpg
Istilah yang lebih tepat adalah bushi (武士) (harafiah: "orang bersenjata") yang digunakan semasa zaman Edo. Bagaimanapun, istilah samurai digunakan untuk prajurit elit dari kalangan bangsawan, dan bukan contohnya, ashigaru atau tentara berjalan kaki. Samurai yang tidak terikat dengan klan atau bekerja untuk majikan (daimyo) disebut ronin (harafiah: "orang ombak"). Samurai yang bertugas di wilayah han disebut hanshi.

http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/5/5c/Satsuma-samurai-during-boshin-war-period.jpg
http://imagecache2.allposters.com/images/pic/14573-POD/1612800~Samurai-Brandishing-Sword-Posters.jpg
Samurai dianggap mesti bersopan dan terpelajar, dan semasa Keshogunan Tokugawa berangsur-angsur kehilangan fungsi ketentaraan mereka. Pada akhir era Tokugawa, samurai secara umumnya adalah kakitangan umum bagi daimyo, dengan pedang mereka hanya untuk tujuan istiadat. Dengan reformasi Meiji pada akhir abad ke-19, samurai dihapuskan sebagai kelas berbeda dan digantikan dengan tentara nasional menyerupai negara Barat. Bagaimanapun juga, sifat samurai yang ketat yang dikenal sebagai bushido masih tetap ada dalam masyarakat Jepang masa kini, sebagaimana aspek cara hidup mereka yang lain.

http://news.illinois.edu/WebsandThumbs/Desser,David/seven_samurai01_b.jpg
http://thedailymind.com/wp-content/uploads/2008/09/takenori_samurai.jpg

Perkataan samurai berasal pada sebelum zaman Heian di Jepang di mana bila seseorang disebut sebagai saburai, itu berarti dia adalah seorang suruhan atau pengikut. Hanya pada awal zaman modern, khususnya pada era Azuchi-Momoyama dan awal periode/era Edo pada akhir abad ke-16 dan awal abad ke-17 perkataan saburai bertukar diganti dengan perkataan samurai. Bagaimanapun, pada masa itu, artinya telah lama berubah.

http://cinema.cornell.edu/EarlyFall07/images/SevenSamurai.jpg
http://fineartamerica.com/images-medium/samurai-kseniya-nelasova.jpg

Pada era pemerintahan samurai, istilah awal yumitori (“pemanah”) juga digunakan sebagai gelar kehormat bagi sejumlah kecil panglima perang, walaupun pemain pedang telah menjadi lebih penting. Pemanah Jepang (kyujutsu), masih berkaitan erat dengan dewa perang Hachiman.

http://www.japaneseswords4samurai.com/images/samurai-sword-Handmade_Bill_Sword_M.jpg


Samurai menggunakan beberapa macam jenis senjata, tetapi katana adalah senjata yang identik dengan keberadaan mereka, Dalam Bushido diajarkan bahwa katana adalah roh dari samurai dan kadang-kadang digambarkan bahwa seorang samurai sangat tergantung pada katana dalam pertempuran. Mereka percaya bahwa katana sangat penting dalam memberi kehormatan dan bagian dalam kehidupan. Sebutan untuk katana tidak dikenal sampai massa Kamakura (1185–1333), sebelum masa itu pedang Jepang lebih dikenal sebagai tachi dan uchigatana, Dan katana sendiri bukan menjadi senjata utama sampai massa Edo.

http://wb4.indo-work.com/pdimage/33/387633_shugyosa4.jpg
http://farm4.static.flickr.com/3187/2645252444_76cfb04600_o.jpg

Apabila seorang anak mancapai usia tiga belas tahun, ada upacara yang dikenali sebagai Genpuku. Anak laki-laki yang menjalani genpuku mendapat sebuah wakizashi dan nama dewasa untuk menjadi samurai secara resmi. Ini dapat diartikan dia diberi hak untuk mengenal katana walaupun biasanya diikat dengan benang untuk menghindari katana terhunus dengan tidak sengaja. Pasangan katana dan wakizashi dikenali sebagai Daisho, yang berarti besar dan kecil.


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi0fTsRD2AfkVHj8KjwQsknwHM_gM2AtGA-aF5UA7hmZzAwDduFQCowlXT9L-OAMecBrsQ5gvAtg_T2Z0_fFxbnNIG7ayLR6i1X4HEV_qmzShyBl-mJ8p3fzid04GU2GBZx8xJIDzk0CtM/s400/kamera+digital+213.jpg

Senjata samurai yang lain adalah yumi atau busar komposit dan dipakai selama beberapa abad sampai masa masuknyah senapan pada abad ke-16. Busur komposit model Jepang adalah senjata yang bagus. Bentuknya memungkinkan untuk digunakan berbagai jenis anak panah, seperti panah berapi dan panah isyarat yang dapat menjangkau sasaran pada jarak lebih dari 100 meter, bahkan bisa lebih dari 200 meter bila ketepatan tidak lagi diperhitungkan, Senjata ini biasanya digunakan dengan cara berdiri di belakang Tedate (手盾) yaitu perisai kayu yang besar, tetapi bisa juga digunakan dengan menunggang kuda.




Latihan memanah di belakang kuda menjadi adat istiadat Shinto, Yabusame (流鏑馬). Dalam pertempuran melawan penjajah Mongol, busur komposit menjadi senjata penentu kemenangan, Pasukan Mongol dan Cina pada waktu itu memakai busur komposit dengan ukuran yang lebih kecil, apalagi dengan keterbatasannya dalam pemakaian pasukan berkuda.







sumber: http://terselubung.blogspot.com/2009/09/misteri-samurai-dari-japan.html

Jubah Perang Samurai Jepang

Secara bahasa Kabuto dapat diartikan sebagai Helm Perang. Biasanya helm ini dihias secara rumit. Pada masa kamakura dan masa heinan, helm ini dirancang untuk melindungi dari serangan panah. Ada banyak teknik yang digunakan pada helm ini, salah satunya adalah dengan membuatnya dalam beberapa lapisan, teknik ini disebut hachi mai Bari.
Tsukuri adalah tindakan yang diambil setelah lawan tidak seimbang.
Yoroi Berarti Pelindung..

Kabuto yoroi tsukuri ini adalah jubah perang Samurai jepang. Biasanya yang memakai jubah ini adalah Samurai yang memiliki kedudukan tinggi.

Beberapa sumber mengatakan helm dan jubah perang ini terinspirasi oleh Helm perang yang dipakai oleh Masamune Date seorang samurai lengendaris.
Kabuto ini memiliki beberapa bagian, yaitu:
- Hachi, yaitu pelindung puncak kepala.
- Shiroko, yaitu rangkaian/piringan yang disusun vertikal untuk melindungi bagian leher.




Kabuto ini memiliki harga yang sangat mahal ( ada uang ada barang ada kualitas). Biasanya dipakai oleh Komandan, atau kepala Klan.
Updated:
Kabuto biasanya dibangun dari 3 hingga lebih dari seratus logam piring/plat, yang digabungkan bersama bersama. Piring/plat biasanya diatur secara vertikal, dan memancar dari pembuka di atas disebut "tehen" atau "hachiman-za" (tempat duduk dari dewa perang, Hachiman). Awal tujuan tehen adalah untuk melindungi. Walaupun ini adalah sebagian besar penggunaan ditinggalkan setelah periode kamakura-muromachi, tehen tetap sebagai fitur yang paling penting bagi kabuto, dan dihiasi dengan "tehen kanamono", atau cincin dari logam lunak di sekitar pembukaan tehen (untuk unsur keindahan).

Kabuto biasa dipakai dengan Jubah perang lengkap yoroi, dan menpo.


sumber: http://terselubung.blogspot.com/2010/01/kaburo-yoroi-tsukuri-jubah-perang.html

Kode Etik Para Samurai Jepang

1. Gi (義 – Integritas)
Menjaga Kejujuran.

"Seorang ksatria harus paham betul tentang yang benar dan yang salah, dan berusaha keras melakukan yang benar dan menghindari yang salah. Dengan cara itulah bushido biasa hidup." (Kode Etik Samurai)
Seorang Samurai senantiasa mempertahankan etika, moralitas, dan kebenaran. Integritas merupakan nilai Bushido yang paling utama. Kata integritas mengandung arti jujur dan utuh.

Keutuhan yang dimaksud adalah keutuhan dari seluruh aspek kehidupan, terutama antara pikiran, perkataan, dan perbuatan. Nilai ini sangat dijunjung tinggi dalam falsafah bushido, dan merupakan dasar bagi insan manusia untuk lebih mengerti tentang moral dan etika.


2. Yū (勇 – Keberanian)
Berani dalam menghadapi kesulitan.
"Pastikan kau menempa diri dengan latihan seribu hari, dan mengasah diri dengan latihan selama ribuan hari". (Miyamoto Musashi)
Keberanian merupakan sebuah karakter dan sikap untuk bertahan demi prinsip kebenaran yang dipercayai meski mendapat berbagai tekanan dan kesulitan. Keberanian juga merupakan ciri para samurai, mereka siap dengan risiko apapun termasuk mempertaruhkan nyawa demi memperjuangkan keyakinan.

Keberanian mereka tercermin dalam prinsipnya yang menganggap hidupnya tidak lebih berharga dari sebuah bulu. Namun demikian, keberanian samurai tidak membabibuta, melainkan dilandasi latihan yang keras dan penuh disiplin.


3. Jin (仁 – Kemurahan hati)
Memiliki sifat kasih sayang.
"Jadilah yang pertama dalam memaafkan."(Toyotomi Hideyoshi)


Bushido memiliki aspek keseimbangan antara maskulin (yin) dan feminin (yang) . Jin mewakili sifat feminin yaitu mencintai. Meski berlatih ilmu pedang dan strategi berperang, para samurai harus memiliki sifat mencintai sesama, kasih sayang, dan peduli.

Kasih sayang dan kepedulian tidak hanya ditujukan pada atasan dan pimpinan namun pada kemanusiaan. Sikap ini harus tetap ditunjukan baik di siang hari yang terang benderang, maupun di kegelapan malam. Kemurahan hati juga ditunjukkan dalam hal memaafkan.


4. Rei (礼 – Menghormati)
Hormat kepada orang lain.
"Apakah kau sedang berjalan, berdiri diam, sedang duduk, atau sedang bersandar, di dalam perilaku dan sikapmu lah kau membawa diri dengan cara yang benar-benar mencerminkan prajurit sejati. (Kode Etik Samurai)
Seorang Samurai tidak pernah bersikap kasar dan ceroboh, namun senantiasa menggunakan kode etiknya secara sempurna sepanjang waktu.Sikap santun dan hormat tidak saja ditujukan pada pimpinan dan orang tua, namun kepada tamu atau siap pun yang ditemui. Sikap santun meliputi cara duduk, berbicara, bahkan dalam memperlakukan benda ataupun senjata.


5. Makoto atau (信 – Shin Kejujuran) dan tulus-iklas.
Bersikap Tulus dan Ikhlas.
"Samurai mengatakan apa yang mereka maksudkan, dan melakukan apa yang mereka katakan. Mereka membuat janji dan berani menepatinya." (Toyotomi Hideyoshi)
"Perkataan seorang samurai lebih kuat daripada besi." (Kode Etik Samurai)
Seorang Samurai senantiasa bersikap Jujur dan Tulus mengakui, berkata atau memberikan suatu informasi yang sesuai kenyataan dan kebenaran.Para ksatria harus menjaga ucapannya dan selalu waspada tidak menggunjing, bahkan saat melihat atau mendengar hal-hal buruk tentang kolega.


6. Meiyo (名誉 – Kehormatan)
Menjaga kehormatan diri.
"Jika kau di depan publik, meski tidak bertugas, kalau tidak boleh sembarangan bersantai. Lebih baik kau membaca, berlatih kaligrafi, mengkaji sejarah, atau tatakrama keprajuritan." (Kode Etik Samurai)
Bagi samurai cara menjaga kehormatan adalah dengan menjalankan kode bushido secara konsisten sepanjang waktu dan tidak menggunakan jalan pintas yang melanggar moralitas.Seorang samurai memiliki harga diri yang tinggi, yang mereka jaga dengan cara prilaku terhormat. Salah satu cara mereka menjaga kehormatan adalah tidak menyia-nyiakan waktu dan menghindari prilaku yang tidak berguna.


7. Chūgo (忠義 – Loyal)
Menjaga Kesetiaan kepada satu pimpinan dan guru.
"Seorang ksatria mempersembahkan seluruh hidupnya untuk melakukan pelayanan tugas." (Kode Etik Samurai)
Kesetiaan ditunjukkan dengan dedikasi yang tinggi dalam melaksanakan tugas. Kesetiaan seorang ksatria tidak saja saat pimpinannya dalam keadaan sukses dan berkembang.Bahkan dalam keadaaan sesuatu yang tidak diharapkan terjadi, pimpinan mengalami banyak beban permasalahan, seorang ksatria tetap setia pada pimpinannya dan tidak meninggalkannya.Puncak kehormatan seorang samurai adalah mati dalam menjalankan tugas dan perjuangan.


8. Tei (悌 – Menghormati Orang Tua)

Menghormati orang tua dan rendah hati.
"Tak peduli seberapa banyak kau menanamkan loyalitas dan kewajiban keluarga di dalam hati, tanpa prilaku baik untuk mengekspresikan rasa hormat dan peduli pada pimpinan dan orang tua, maka kau tak bisa dikatakan sudah menghargai cara hidup samurai. (Kode Samurai)."
Samurai sangat menghormati dan peduli pada orang yang lebih tua baik orang tua sendiri, pimpinan, maupun para leluhurnya.Mereka harus memahami silsilah keluarga juga asal-usulnya.Mereka fokus melayani dan tidak memikirkan jiwa dan raganya pribadi.

sumber: http://terselubung.blogspot.com/2011/09/8-kode-etik-para-pendekar-samurai.html

Jenis-Jenis Pedang Samurai

Sebutan samurai yang dialamatkan pada pedang jepang merupakan salah kaprah. Samurai sendiri adalah sebutan untuk Japanese warrior. Sedangkan yang dimaksud pedang itu disebut dengan Ken. Untuk memudahkan para pembaca sekalian maka untuk menyebut pedang pada tulisan ini digunakan istilah pedang samurai.
Pedang samurai sendiri di jepang dibagi dalam banyak jenis. Pembagian jenis-jenis pedang berdasarkan ukurannya. Setiap pedang diukur dengan ukuran "Shaku" dimana 1 shaku berarti sekitar 30 cm. Berikut ini jenis-jenis pedang samurai yang dikelompokkan berdasar panjangnya

1. Tanto

Anda pernah melihat Film Goemon, anda pasti mengetahui pedang ini. Pedang ini dibawa oleh putri sebagai pertahanan diri. Ukuran pedang ini sekitar 25 cm, masuk kategori pisau.

Penggunaannya biasanya untuk menusuk tiba-tiba. Perempuan Jepang jaman dulu membawa tanto di balik obi (ikat pinggang kimono) untuk self defence ataupun untuk spontan attack.

2. Wakizashi

Anda penggemar Final Fantasy, pasti tidak asing dengan tokoh Yojinbo. Pendekar pedang yang mampu membelah apa saja. Salah satu serangannya ada wakizashi. Wakizashi merupakan jenis pedang samurai dengan panjang antara 30-60 cm, para samurai biasa menggunakannya sebagai secondary weapon.

3. Kodachi


Kodachi senjata kesayangan Aoshi Shinomori anggota Jupon Gatana dalam serial manga Samurai X. Kodachi lebih panjang dari wakizashi, tetapi lebih pendek dari katana. Biasa digunakan sebagai perisai dalam hand - to - hand combat.

Karena tidak sepanjang katana (kurang dari 2 shaku) maka tidak menyalahi aturan membawa pedang di zaman Edo sehingga boleh dibawa oleh orang biasa (dulu cuma samurai yang boleh bawa pedang). Pedangnya lebih melengkung dari wakizashi. Pedang ini cukup ringan sehingga memudahkan penggunanya bergerak lincah.

4. Katana


Katana merupakan pedang khas ninja. Setiap ninja mempunyai katana dipunggung mereka. Anda penggemar film Ninja Hatori, pasti tidak asing dengan Pedang ini. Pedang ini merupakan pedang umum dengan panjang antara 70-80 cm.

Tipe single-edge dan melengkung. selain dipakai ninja, pedang ini juga dibawa oleh kaum samurai untuk merepresentasikan status sosialnya. Biasanya dibawa berpasangan dengan wakizashi atau tanto yang digunakan untuk close-quarter combat dimana katana digunakan untuk open-quarter combat.

5. Tsurugi


Pedang yang tak serupa dengan jenis pedang yang lainnya. Pedang ini tidak melengkung tapi lurus seperti pedang korea. Tsurugi merupakan pedang tipe broadsword, lebih berat dibanding pedang yang lainnya. Sangat cocok digunakan untuk mengahadapi musuh bertameng maupun berarmor tebal.

6.Chokuto


Sama seperti katana, hanya saja tidak melengkung tetapi lurus. Ditemukan sebelum jaman Heian sebelum orang Jepang menemukan teknik melengkungkan pedang (yang ternyata unik caranya).

Karena pedangnya lurus sulit digunakan dan jarang dipakai dalam pertempuran. Setelah ditemukannya katana, chokuto masih tetap diproduksi tetapi kebanyakan berfungsi sebagai ceremonial sword.

7. Ninja-to


Pedang para ninja, selain katana, ninjato merupakan pilihan para ninja. Ringkas dan ringan membuat pedang ini mudah untuk dimasukkan kedalam baju. Perbedaan mendasar antara katana dan ninja-to terletak pada sesainnya. Ninjato tidak melengkung seperti katana tetapi lurus.

8. Nodachi & Odachi


Pedang yang sangat panjang. Merupakan pedang terpanjang dengan panjang hampir 80 cm. Pedang ini tidak cocok untuk close combat karena ribet dengan ukurannya.

Pedang ini digunakan untuk membelah pasukan berkuda beserta kudanya. Dalam serial manga Samurai deeper Kyo, ia menggunakan pedang tipe ini. Walaupun sebenarnya tidak cocok untuk close combat. Pembuatan pedang ini termasuk dalam kategori sulit, sehingga pedang ini merupakan pedang langka.

9. Nagamaki


Pedang dengan panjang mata pedang dan gagang yang sama. Termasuk dalam katagori belati, Digunakan untuk serangan mendadak. Penggunaan pedang ini tidak seefisien Tanto. Tapi pedang ini memilki keindahan lebih.

10. Naginata

Naginata merupakan tombak dengan mata pisau katana. Digunakan prajurit wanita pertarungan jarak menengah. Gagang dibuat dari kayu dan mata tombak katana melengkung. Sangat cocok untuk tipe pertempuran Chaos.

11. Yari

Yari merupakan tipe tombak. Berbeda dengan naginata, mata tombak dibuat lurus. Bentuk Lurus ini efektif digunakan menusuk musuh yang datang dari depan. Biasanya dipakai pria untuk mengahadang laju pasukan musuh. Senjata ini diapakai Oleh Madarame Ikaku dalam serial manga Bleach.
Nah indah bukan, pedang samurai merupakan pedang dengan keindahan yang tinggi. Dibuat dengan tidak sembarangan. Ketajaman dipadukan dengan keindahan. Sungguh pedang ini nampak elegan.


sumber: http://terselubung.blogspot.com/2010/10/jenis-jenis-pedang-samurai.html

Gelar Jepang UI 2012

Poto-poto acara Gelar Jepang Universitas Indonesia
Tanggal : 15 Juli 2012
Tempat : Universitas Indonesia, Depok

Cosplay Team : Midori Reunion







Midori Cosplay Team :
Dikta sebagai Dante (Devil May Cry 5 Reboot)
Aldo sebagai Vergil (Devil May Cry Novel Version)
Erika sebagai Yuzuhira Inori (Guilty Crown Anime)
Filo sebagai Ouma Shu (Guilty Crown Anime)
Chinen sebagai Tadase Hotori (Shugo Chara Anime)
DJ sebagai Hinamori Amu Diamond Amulet Version (Shugo Chara Anime)

untuk koleksi poto yang lebih lengkap, silahkan kunjungi grup fb kami di Midori Reunion.

 

Selamat Datang di Blog Midori Reunion Sukabumi | Terima Kasih Sudah Berkunjung © 2012 | Designed by Cheap Hair Accessories

Thanks to: Sovast Extensions Wholesale, Sovast Accessories Wholesale and Sovast Hair